Begini Berbagai Istilah Kunci Yang Wajib Kamu Ketahui Sebelum Belajar Desain Grafis

Dijaman yang semakin maju ini kebutuhan akan orang-orang yang mampu mendesain grafis juga turut meingkat. Tidak hanya perusahaan-perusahaan yang membutuhkan orang yang mampu mendesain grafis, sekolah, universitas dan bahkan lembaga pemerintahan pun juga memerlukan orang yang andal dalam bidang desain grafis. Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk memberikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Di dalam desain grafis terdapat banyak istilah-istilah yang jarang kau dengar. Jika kau ingin mencar ilmu mengenai desain grafis kau harus tau beberapa istilah kunci yang terdapat pada desain grafis. Berikut ini istilah-istilah kunci yang wajib kau ketahui.

1. Gambar Raster dan Gambar Vector  
Gambar raster yaitu gambar yang terdiri dari titik-titik dengan banyak sekali bentuk dan warna yang menyatu sehingga mampu menciptakan sebuah gambar. Gambar raster juga biasa disebut sebagai gambar bitmap. Salah satu referensi gambar raster yaitu saat kau mengambil gambar dengan kamera smartphone ataupun ponselmu maka gambar yang dihasilkan berupa gambar raster atau bitmap. Aplikasi yang biasa digunakan untuk mengolah gambar raster yaitu Adobe Photoshop. Adobe Photoshop memungkinkan kau untuk memanipulasi warna dan bentuk dari titik-titik atau yang biasa disebut dengan pixel, sehingga software ini sering digunakan oleh para desainer grafis untuk mengedit sebuah gambar.

Gambar vector yaitu gambar yang terdiri dari garis-garis yang masing-masing garis mampu didefinisikan sebagai garis X dan Y. Garis-garis tersebut saling bekerjasama satu sama lain sehingga mampu menciptakan suatu objek gambar dan di dalam objek gambar tersebut dapat kau warnai. Gambar vector dapat di perkecil atau diperbesar sesuka hati tanpa mengurangi qualitas gambar yang dihasilkan. Aplikasi yang sering digunakan oleh para desainer grafis untuk membuat gambar vector yaitu CorelDraw dan Adobe Illustrator. Karena gambar vector mampu diperbesar dan diperkecil sesuka hati tanpa mengurangi qualitas gambar maka, gambar vector sering digunakan untuk membuat logo, banner, pamflet dll yang membutuhkan gambar berukuran besar maupun kecil.

2. CMYK dan RGB  
CMYK merupakan kependekan dari Cyan, Magenta, Yellow dan Key. CMYK yaitu pencampuran warna yang menggunakan warna dasar cyan, magenta, yellow dan key (hitam). Biasanya CMYK digunakan sebagai standar warna bagi dokumen ibarat majalah, koran, brosur dll. Sedangkan RGB adalah suatu mode warna yang terdiri atas 3 buah warna dasar yaitu merah (Red), hijau (Green), dan biru (Blue), yang ditambahkan dengan banyak sekali cara untuk menghasilkan bermacam-macam warna. Karena RGB hanya terdiri dari 3 warna dasar maka saat gambar yang menggunakan warna RGB diconvert menjadi gambar yang menggunakan warna CMYK, maka warna yang dihasilkan akan terlihat gelap atau redup. Jika kau ingin mencar ilmu desain grafis menggunakan Adobe Photoshop kedua jenis warna ini mampu kau temui di aplikasi tersebut. 

3. DPI dan PPI
Resolusi sebuah gambar juga merupakan salah satu hal kunci yang ada dalam desain grafis. Ada dua jenis resolusi yang terdapat di dalam sebuah gambar yaitu DPI dan PPI. DPI merupakan kependekan dari 'Dots Per Inch', Sedangkan PPI merupakan kependekan dari 'Pixel Per Inch'. DPI adalah bentukan dari suatu ukuran hasil cetak atau visual, dimana merupakan suatu kumpulan titik di dalam suatu bentukan linier dalam ukuran inchi. DPI juga biasa digunakan sebagai ukuran resolusi maupun ketajaman suatu gambar yang dihasilkan. PPI yaitu banyaknya jumlah pixel yang terdapat dalam inchi. Semakin banyak jumlah pixel yang ada, maka gambar yang dihasilkan semakin jernih.

4. Typografi
Typografi dalam desain grafis berarti pemilihan abjad yang digunakan untuk dimasukan ke dalam gambar yang dibuat. Tentu saja selain membuat objek, di dalam desain grafis ada pula pemilihan abjad atau font yang digunakan untuk melengkapi sebuah gambar. Pemilihan font atau typografi merupakan salah satu indikator cantik atau tidaknya gambar yang dihasilkan oleh seorang desainer. Dengan penggunaan font yang cocok dengan objek yang dibuat, maka gambar yang dihasilkan juga akan terlihat cantik atau enak dilihat. 

5. Grid
Untuk menghasilkan suatu objek yang harmoni kau mampu menggunakan fitur grid. Grid yaitu sebuah rangkain garis silang vertikal dan horizontal yang digunakan untuk mengatur dan membuat suatu konten (objek). Di dalam grid terdapat kolom-kolom dengan ukuran yang sama dengan jumlah yang tak terbatas. Dengan menggunakan grid kau akan lebih mudah dalam membuat suatu objek, sebab kau akan dibantu dengan garis-garis silang yang mempermudah kau menentukan ukuran suatu objek.

6. Mock Up
Mock up yaitu sebuah sebuah media grafis yang tersusun dari beberapa layer yang berfungsi untuk menampilkan hasil desain biar terlihat nyata. Mock up biasa digunakan oleh para desainer sebagai alat untuk mempresentasikan hasil desain yang mereka buat kepada klien sebelum hasil desain tersebut dibuat barang jadinya. Contoh mock up yaitu, kalau kau pernah melihat gambar-gambar yang terdapat di online shop dengan produk yang masih pre-order, gambar yang ditampilkan oleh si penjual merupakan gambar mock up. Kaprikornus intinya gambar mock up yaitu visualisasi mengenai produk yang sedang dibuat dan masih belum masuk tahap produksi. 

0 Response to "Begini Berbagai Istilah Kunci Yang Wajib Kamu Ketahui Sebelum Belajar Desain Grafis"

Post a Comment